OPINI: Kenali Anak Kita Yuk….!! (2)
Kenali Anak
Kita Yuk….!!
Bagian ke-2
(Da Vinci vs Anak Kita)
Penulis: Evie Dewi Susantiany AS
(Anak Langit Bandung Indah Raya)
Banyak
orang yang mengenal lukisan “Monalisa” karya Learnardo Da Vinci atau karya
Maestro Dunia yang lain. Apa bagusnya Monalisa? Hingga nilainya membuat mata
kita melotot dan mulut kita ternganga…fantastik!
Di
lain pihak sang Monalisa sudah banyak ‘kembaran’nya, saking miripnya
sampai-sampai mata awam tak dapat membedakan…fantastik lagi!
Tapi
nilai Monalisa asli tetaplah fantastik! Kenapa?
Jawabannya
hanya satu kata “Orisinal” ! Da Vinci punya ide “Orisinal”, ide yang datang
dari pengalaman dirinya, ide yang masuk kedalam khayalnya, ide yang masuk
kedalam jiwanya, hingga senyum Monalisa bisa ‘bernyawa’ untuk para pengapresiasi
seni.
Bagaimana
dengan goresan Balita kita?
Lihatlah
ketika dia mengoreskan pena, pensil, krayon atau apapun itu.
Mulutnya
tak henti berceloceh, coba amati !
Jadilah
apresiator seni untuk sang maestro cilik kita.
Kita
dapat melihat atau bahkan merasakan kepolosan, kelugasan dan kejujuran dan
semua kata itu dapat diwakili oleh satu kata: “Orisinal”!
Jadi
apa bedanya karya Da Vinci dengan karya anak kita ?
Karya
Da Vinci masih bisa ditiru, karya anak kita tak dapat ditiru !
(Silahkan
mencoba meniru goresan Balita kita!)
Subhanallah
! Dan ini lebih berharga dari karya manapun, buat siapa? Buat kita
orangtua-nya. Karena dari karyanya ada sederetan ‘portofolio’ anak kita, cerita
anak kita. Dan orang tua yang ‘sukses’ adalah orang tua yang ‘tahu’ cerita
anaknya (salah satu kriterianya lho…!).
Para
orang tua, jadilah apresiator untuk anak kita, apresiasi positif kita Insya
Allah akan membawa dampak positif untuk perkembangan jiwa dan rasa percaya diri
bagi anak kita. Anak yang percaya diri akan lebih ‘siap’ menghadapi tantangan
hidupnya kelak. Kita ikhtiar, kita berdo’a dan kita tetap tawadhu ! Allahu
Akbar !!!
Ini
adalah salah satu karya ‘maestro’ cilik kami Ute, ketika berumur 2 tahun 2
bulan 5 hari.
Ute
berceloceh tentang ikan, mata ikan, badan ikan dan ekor ikan, ikannya besar, air,
cacing dan celoceh lainnya.
Goresan
ini adalah goresan paling sederhana dari karya-karyanya pada saat itu.

Dan
ini karya Ute ketika berusia -4 tahun ,
Ute bercerita tentang dia dan Kakang adiknya (berumur 1 tahun dan sudah bisa
berjalan). Ute kala itu sangat suka warna pink dan Kakang selalu dipilihkan
‘warna laki-laki’ untuk setiap barang-barangnya. Warna latar belakang hijau,
karena rumah kami bercat hijau.
Kali
ini ute berkarya dengan Paint Komputer.

Visitors :12968 Org
Hits : 36420 hits
Month : 335 Users